[FanFic] Insomnia (Drabble)

Title : Insomnia

Cast : YOU, Choi Minho

Length : Ficlet

Note : Disarankan sambil dengerin Wheesung – Insomnia, atau yang Craig David nya juga boleh. Ini Ficlet pertama saya, mohon maaf kalau aneh. ㅋㅋㅋㅋ

Enjoy ^^

Entah sejak kapan gadis itu selalu menyita perhatianku. Kau, seorang hoobaeku di sekolah sekaligus tetanggaku di rumah. Sejak kau pindah di sebelah rumahku satu tahun yang lalu, aku tidak pernah berhenti memikirkanmu. Sesekali aku mengintip dari jendela kamar, melihatmu yang selalu terlihat ceria setiap hari.

Aku mencoba melangkah sedikit demi sedikit mendekatimu. Berangkat bersama, pulang bersama setiap hari. Aku yakin, langkah-langkah ini adalah suatu proses untuk meraih cintamu. Walaupun terkadang kau selalu menolak pulang bersama denganku karena alasan rapat sekolah.

Selama hampir 3 bulan aku berhasil dekat denganmu. Perasaanku sudah tidak bisa tertahan lagi. Kau benar-benar sudah membuatku hampir gila. Aku selalu menunggumu untuk siap menerima semua perasaanku.

Tapi aku merasa perasaan ini lambat laun semakin rapuh. Aku semakin merasa langkah-langkah yang aku ambil adalah sebuah jebakan. Jebakan yang membawaku semakin terjerat ke dalam kehidupanmu. Kau tidak merasa apa yang aku rasakan.

Jebakan-jebakan ini membuat hatiku semakin sakit. Jalan yang aku lewati sekarang lebih sulit dari sebelumnya. Melihatmu selalu bersama-sama dengan namja yang mengaku sebagai atasanmu di Organisasi sekolah. Kau selalu tersenyum bersamanya. Aku merasa semakin terkucilkan, semakin kecil, semakin kecil di kehidupanmu.

***

Ekspresi wajahmu yang senang itu tiba-tiba menghilang. Hal yang selama ini aku takutkan terjadi. Kau berbalik dari hadapanku, menolak semua perasaan yang sudah aku luapkan. Kau hanya bisa menundukkan kepala dan mengucapkan satu patah kata yang membuatku sangat sakit.

“Sorry, I can’t,” itulah kata-kata terakhir yang kudengar dari mulutmu. Kau berlari dari hadapanku, menghampiri seorang namja yang sudah menunggu di depan gerbang sekolah. Kau tersenyum sangat bahagia dan mendapat rangkulan lembut dari namja itu.

Aku merebahkan kepalaku di atas bantal di dalam kamar. Mencoba tidur melupakan kejadian menyakitkan itu walaupun aku tidak bisa. Karena alasanku untuk hidup ada pada dirimu. Kau lebih dari sekedar hidup, dan tentang dirimu yang akan menjadi milik seorang Choi Minho itu hanya mimpi. Pada akhirnya aku hanya bisa terdiam setiap malam.

Feels like insomnia

Feels like insomnia

Feels like insomnia

Feels like insomnia

Aku berjalan melewati kehidupanku sendirian. Tidak peduli berapa kali aku terpuruk karena keadaan ini. Aku selalu mencoba bangun dan tetap menjalani kehidupanku. Tapi melihat kau bersama namja itu dan tidak mendapat cukup tidur, membuat tubuhku semakin sakit. Sakit di bagian terdalam hatiku, dan sakit di seluruh tubuhku. Kalau aku tidak bisa memiliki cintamu, aku juga tidak bisa menjadi lebih baik. Selamanya.

Aku akan menunggu mendapat izin darimu. Untuk memiliki hati yang seharusnya memang untukku. Seberapa lamapun itu, seberapa banyak waktuku yang tersita, aku hanya ada untukmu.

Cinta ini sudah membakar hatiku. Aku mencoba memadamkannya dengan air mata yang selalu jatuh dari kedua mataku. Aku menangis, tapi hal ini tidak membuat hatiku semakin dingin setiap harinya. Panas itu selalu menjalari setiap bagian tubuhku.

Aku menggigit bibirku frustasi. Mencoba melupakan hal-hal menyakitkan itu bersamamu. Aku mencoba tidur tapi tidak bisa. Sekali lagi aku tegaskan, alasanku hidup ada pada dirimu. Mimpi bahwa kau akan menjadi milikku sudah hilang bersamaan dengan hatiku.

And now, I feels like Insomnia cause you’re. .

-THE END-

sangat dibutuhkan comment dari para readers

ini ficlet pertama saya *bangga*

read, like, and comment . thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s