[FanFic] One Of You (WGM Sequel)

Title                       : We Got Married ??

Author                  : Ima Tripleshawol

Cast                       : Kim Soo Young, Key, Park Jiyeon, Yoogeun

Genre                   : Romance

Rated                    : PG-15+

Length                 : Oneshoot

________________________________________________

*****

“Key appa !!” teriak anak kecil pada seorang namja yang berdiri di samping mobil hitamnya.

“Yoogeun-i. .” balas Key sambil menggendong anaknya yang bernama Yoogeun.

“Bagaimana hari pertama sekolahmu ?” tanya Key.

“Menyenangkan appa. Sonsaengnimnya baik, cantik lagi” jawab Yoogeun dengan polosnya. Key mencubit pipi anaknya.

“Kau itu masih kecil. Sudah mengerti cantik segala” ujar Key dengan nada meledek. Yoogeun hanya tertawa lalu memeluk appanya.

“Ayo pulang appa” ajak Yoogeun. Key mengangguk lalu membawa Yoogeun masuk ke mobil.

Dengan segera Key membawa Yoogeun pulang ke rumah. Setelah sampai di rumah, Yoogeun langsung berlari ke arah meja dekat TV dan mengambil sebuah frame foto. Foto Soo Young, ibunya sekaligus istri dari Key. Yoogeun menghampiri Key dan menyerahkan frame foto itu.

“Eomma” ujar Yoogeun lalu berlari masuk ke kamarnya.

Key memandangi foto itu lalu duduk di sofa ruang tamu. Airmatanya mengalir begitu saja ketika mengingat kejadian saat bersama istrinya dulu. Dia sangat merasa bersalah atas kepergian istrinya.

*****

Flashback

“Key, aku hamil !” teriak Soo Young dengan senangnya. Dengan refleks, Key memeluk Soo Young dan mengelus punggungnya.

“Tapi . .” Key melepas pelukannya lalu menatap Soo Young lekat-lekat.

“Wae ?” tanya Soo Young.

“Kau kan tidak boleh hamil. Ingat kata dokter, rahimmu itu sangat lemah. Bisa saja membahayakan nyawamu atau nyawa anak kita” jelas Key. Soo Young hanya menunduk, menatap lantai rumah mereka.

“Apapun yang terjadi nanti, aku ingin anak ini hidup. Aku tidak peduli bagaimana keadaanku nanti” jawab Soo Young bijak. Key tersenyum ragu padanya.

“Tapi aku belum siap kehilanganmu Soo Young-ah” balas Key dengan nada khawatir.

“Tidak akan terjadi apa-apa, jagiya” jawab Soo Young dengan sebuah senyuman di bibirnya. Key membalas senyuman Soo Young.

*****

“Kau harus memilih antara anakmu atau istrimu yang hidup Key-ssi” tawar dokter pada Key yang saat itu sedang ada di depan ruang UGD.

“Aku tidak bisa memilih dokter” jawab Key.

“Lebih baik jika kau memilih anakmu Key-ssi. Istrimu belum tentu bisa hidup kalaupun kau memilihnya. Kondisinya sangat lemah untuk melakukan berbagai operasi” jelas dokter. Key menghempas tubuhnya ke kursi di depan ruang UGD. Dia meremas rambutnya dan mulai berpikir.

“Lakukan yang terbaik dokter” jawab Key tegas. Dokter hanya mengangguk kemudian masuk kembali ke dalam ruang UGD.

End of Flashback

Begitulah akhir dari kisah cinta Key dan Soo Young. Key merawat anaknya, Yoogeun, sendirian. Dia menjadi single parents, dan berjanji pada Soo Young untuk tidak akan menikah lagi dengan wanita manapun.

*****

“Yoogeun, ireonna” Key membangunkan Yoogeun yang sedang tertidur lelap di tempat tidurnya.

“Eomma . .eomma . .” igau Yoogeun. Key hanya memandangi Yoogeun yang sedang tersenyum dengan igauannya itu.

“Yoogeun, ayo bangun. Kau harus sekolah” Key mencoba membangunkan anaknya lagi. Kali ini Yoogeun membuka matanya dan menatap Key lekat-lekat.

“Appa, aku rindu eomma” ujar Yoogeun. Key kaget dengan ucapan Yoogeun, karena baru kali ini Yoogeun bicara seperti itu. Sebelumnya Yoogeun tidak pernah membahas tentang eommanya.

“Aku tadi mimpi eomma. Dia cantik, ya appa ?” tanya Yoogeun dengan ekspresi yang ceria.

“Ne Yoogeun-i, ayo mandi. Sudah 2 minggu kau sekolah, tapi masih telat juga bangunnya” jawab Key sambil menggendong anaknya. Yoogeun hanya tersenyum pada appanya lalu mandi.

*****

Key mengantarkan Yoogeun sampai ke sekolahnya. Tidak ada yang beda hari itu, kecuali Yoogeun yang terlihat sangat ceria.

“Appa, ayo turun” ajak Yoogeun.

“Anni, appa harus kerja. Biasanya juga diantar sampai sini” jawab Key.

“Ayolah appa. Aku mau mengenalkan appa pada sonsaengnimku” balas Yoogeun sambil mengerjapkan matanya. Key tidak bisa menolak Yoogeun kalau dia sudah memohon.

“Baiklah” jawab Key pasrah. Yoogeun tersenyum lalu turun dari mobil diikuti Key.

Yoogeun menarik tangan Key sampai di dalam kelasnya. Sebuah kelas yang penuh dengan coretan anak kecil dan poster huruf. Dari depan pintu kelas, bisa terlihat seorang wanita yang masih muda sedang duduk di meja salah satu anak didiknya. Wanita itu menghadap ke arah belakang kelas, jadi wajahnya tidak bisa terlihat kalau masuk ke kelas itu.

“Sonsaengnim !” teriak Yoogeun sambil berlari ke arah sonsaengnimnya. Key mengikuti Yoogeun sampai berdiri di belakang wanita itu. Wanita itu berbalik ke arah Key dan Yoogeun yang berdiri di belakangnya. Betapa kagetnya Key saat melihat wajah sonsaengnim itu.

‘Dia . .dia . . mirip sekali dengan Soo Young. Apa mungkin . .’ batin Key. Key memandangi sonsaengnim itu selama beberapa saat. Ingin rasanya Key memeluk wanita itu erat-erat agar bisa mengobati kerinduannya pada Soo Young.

“Appa” panggil Yoogeun sambil menarik-narik baju Key. Key tersadar dari pikirannya, lalu membungkukkan badannya pada sonsaengnim itu.

“Annyeong, choneun Kim Kibum imnida” ujar Key.

“Annyeong, choneun Ji yeon, Park Jiyeon imnida” jawab Jiyeon membalas bungkukkan badan Key. Keduanya terpaku saling menatap. ‘Dia laki-laki yang ada di dalam mimpiku. Walaupun wajah laki-laki yang di dalam mimpiku tidak terlalu jelas, tapi aku yakin dia orangnya’ batin Jiyeon.

“Bangapseumnida” balas Key. Jiyeon hanya membalas ucapan Key dengan senyuman.

“Yoogeun-i, appa berangkat kerja, ya. Kau jangan nakal” pinta Key pada Yoogeun. Yoogeun hanya mengangguk kecil lalu duduk di bangkunya. Jiyeon masih ada di hadapan Key, dan masih memandanginya.

“Jiyeon sonsaengnim, aku titip Yoogeun padamu. Annyeong” Key berlalu meninggalkan Jiyeon.

Key berjalan keluar dari sekolah itu tanpa mengalihkan pikirannya dari wanita yang bernama Jiyeon itu. Bahkan selama di kantor pun, dia tidak bisa lepas dari pikirannya yang selalu membandingkan wajah Soo Young dan wajah Jiyeon. ‘Mereka sangat mirip. .Bukan mirip, tapi sama .. Pantas saja Yoogeun selalu teringat Soo Young akhir-akhir ini ’ batin Key kembali bergelut soal jiyeon.

*****

Sudah satu bulan sejak perkenalan Key dan Jiyeon. Setiap pagi, Key selalu mengantar Yoogeun ke kelasnya. Tidak lupa dia menyapa Jiyeon. Terkadang mereka berdua juga mengobrol dan saling bercerita.

Pada suatu hari Key, Jiyeon, dan Yoogeun berjalan-jalan di sebuah taman. Mereka terlihat seperti sebuah keluarga yang bahagia. Hingga suatu waktu, ketika mereka bertiga sedang duduk di sebuah kursi taman.

“Yoogeun, kau mau es krim ?” tanya Key pada Yoogeun.

“Ne, untuk Jiyeon eomma juga, ya” jawab Yoogeun dengan polosnya. Wajah Key langsung berubah menjadi kesal dan langsung membawa Yoogeun pergi dari sana. Jiyeon yang melihat tingkah aneh Key pun mengejarnya.

“Key-ssi !” teriak Jiyeon sambil berlari ke arah Key. Ji yeon menepuk pundak Key dan membuat Key berbalik padanya.

“Waeyo ?” tanya Jiyeon sambil menatap kedua mata Key.

“Sampai kapanpun, tidak akan ada yang bisa menggantikan Sooyoung untuk menjadi ibunya Yoogeun” jawab Key sambil berlalu meninggalkan Jiyeon. Jiyeon masih terpaku di posisinya, dia tidak pernah menduga kalau Key akan semarah itu. ‘Aku tidak pernah bermaksud seperti itu Key, Yoogeun sendiri yang ingin memanggilku seperti itu’ Jiyeon duduk di bangku taman dan meneteskan air matanya. ‘Kenapa aku menangis ? Kenapa aku sedih saat Key meninggalkan aku ?’ Jiyeon menghapus airmatanya lalu pergi dari taman itu.

*****

Sementara itu, Key pergi membawa Yoogeun pergi dari taman itu. Key membawa Yoogeun pulang ke rumah dan mendudukannya di sofa ruang tamu.

“Kau tidak boleh memanggilnya eomma ! Dia itu sonsengnim, bukan eomma !” Key memarahi Yoogeun. Yoogeun yang kaget karena dimarahi appanya menangis dengan kencang. Key merasa bersalah dan duduk di samping Yoogeun. Key memeluk Yoogeun dengan sangat erat.

“Mianhae Yoogeun. Appa tidak bermaksud seperti itu” jelas Key. Yoogeun langsung memberhentikan tangisannya dan memandang Key.

“Aku rindu eomma. Dia mirip sekali dengan eomma, bolehkan aku memanggilnya eomma ?” tanya Yoogeun sambil di selingi isak tangisnya. ‘Mungkin Yoogeun benar, tidak salah kalau dia memanggilnya eomma. Dia sangat mirip dengan Soo Young’batin Key.

“Ne, tapi kalau dia tidak mau di panggil eomma jangan di paksa” ujar Key. Yoogeun tersenyum dengan sangat lebar lalu memeluk Key lagi.

*****

“Jiyeon eomma, annyeong” ujar Yoogeun sambil masuk ke dalam kelas. Key berdiri di depan pintu, dan melambai pada Jiyeon yang sedang memegangi tangan Yoogeun.

“Bisa kita bicara Jiyeon sonsaengnim ?” tanya Key. Jiyeon mengangguk lalu mengikuti Key ke taman sekolah. Akhirnya mereka berdua sampai di taman sekolah dan duduk di salah satu bangkunya.

“Key-ssi, mianhae. Aku tidak bermaksud seperti itu kemarin. Yoogeun yang ingin memanggilku seperti itu. Jeongmal mianhae . .” ujar Jiyeon tiba-tiba.

“Gwenchana Jiyeon. Boleh aku memanggilmu Jiyeon saja ?”

“Ne, boleh juga aku memanggilmu Key saja ?” tanya Jiyeon.

“Ne Jiyeon” Key diam sejenak, “kau tahu bahwa kau itu sangat mirip dengan istriku ?” pertanyaan Key membuat Jiyeon kaget.

“Benarkah ? Istrimu yang sudah meninggal ?” balas Jiyeon. Key menghela napas lalu mengeluarkan sebuah foto dari dompetnya. Dia menyerahkan foto Soo Young pada Jiyeon.

‘Omo ! Dia mirip sekali denganku’ batin Jiyeon. Jiyeon hanya memandangi foto itu.

“Aku kira istriku hidup lagi, haha. Tapi ternyata kau itu berbeda, kau itu lembut. Sedangkan Soo Young sedikit tomboy dan urakan” ujar Key. Key tersenyum sambil memandang ke arah langit.

“Sepertinya kau sangat cinta padanya, aku salut padamu Key” jawab Jiyeon. Keadaan menjadi hening, tak ada pembicaraan diantara mereka di atas kursi taman itu.

*****

Sejak percakapan di taman itu, hubungan Key dan Jiyeon semakin dekat. Akhir-akhir ini Jiyeon, Key, dan Yoogeun sering pergi bersama. Yoogeun pun memanggil Jiyeon ‘eomma’ saja. Tanpa tambahan Jiyeon di depannya lagi.

Suatu malam, Key bermimpi Soo Young. Dalam mimpinya, Soo Young duduk di samping tempat tidurnya, bisa terlihat jelas wajah Soo Young yang senang. Dia memberikan pesan ‘Key, aku yakin kalau Jiyeon itu yang terbaik untuk menjadi ibunya Yoogeun. Yoogeun juga suka dia kan ? Tapi ingat, kau harus mencintai dia sebagai Jiyeon, bukan sebagai aku. Aku harap kau mau menikah dengan Jiyeon demi Yoogeun. Ara ?’ Belum sempat Key menjawab dalam mimpinya, Soo Young sudah pergi dan membuat Key terbangun.

‘Aku mencintaimu Soo Young-ah, tapi kalau itu memang keingininanmu, akan aku turuti’ batin Key. Key tidak bisa tidur lagi, padahal jam masih menunjukkan pukul 4 pagi. Key kemudian menghampiri Yoogeun di kamarnya. Bisa terlihat guratan ekspresi senang di wajahnya.

“Jiyeon eomma. Aku sayang Jiyeon eomma” igau Yoogeun. Key tersenyum mendengar igauan Yoogeun lalu mencium keningnya.

“Sebentar lagi Yoogeun, Jiyeon akan menjadi eommamu” ujar Key sambil sedikit berbisik. Key lalu kembali ke kamar dan memikirkan keputusan yang terbaik.

*****

Hari minggu pagi, Key mengajak Jiyeon untuk lari pagi bersamanya dan Yoogeun. Dan untungnya Jiyeon mau di ajak Key untuk lari pagi.

Mereka lari pagi di sekitar sekolahnya Yoogeun, karena sepi dari kendaraan bermotor. Setelah lumayan jauh mereka bertiga berlari, Key memutuskan untuk beristirahat di sebuah café yang memiliki tempat bermain.

Yoogeun sibuk dengan mainan yang ada di café itu. Sedangkan Key bersiap-siap untuk menyatakan perasaannya.

“Jiyeon” panggil Key. Jiyeon yang sedang memandangi Yoogeun itu menoleh pada Key.

“Mwo” jawab Jiyeon singkat. Key menatap Jiyeon dengan sorotan mata yang serius.‘Omo, kenapa wajahku menjadi panas karena tatapan Key’ batin Jiyeon. Key kemudian memegang tangan Jiyeon dan membuat Jiyeon semakin salah tingkah.

“Kau mau menjadi ibunya Yoogeun ?” tanya Key. Jiyeon membelalakkan matanya tidak percaya. Jiyeon melepaskan pegangan tangan Key.

“Aku tidak bisa Key” jawab Jiyeon. Key menatap kedua mata Jiyeon.

“Waeyo ? Kau tidak mencintaiku Jiyeon ?”

“Anni. Aku mencintaimu Key. Tapi, aku tidak yakin dengan perasaanmu” balas Jiyeon. Jiyeon menunduk, melihat kedua tangannya yang berada di atas paha.

“Aku juga mencintaimu Jiyeon” jawab Key serius, “lihat aku” Key mengangkat dagu Jiyeon. Kali ini mata mereka saling bertatapan.

“Aku mencintaimu” tegas Key sekali lagi. Jiyeon mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Kau mencintaiku sebagai Soo Young kan ? Hanya karena wajahku yang mirip dengannya kan ?” tanya Jiyeon. Key menggelengkan kepalanya.

“Anni Jiyeon. Aku mencintaimu karena ketulusan hatimu selama ini pada Yoogeun. Walaupun Yoogeun memanggilmu eomma, kau tidak menolaknya. Satu lagi, aku suka sikapmu yang dewasa dan keibuan. Aku mohon padamu . .” jelas Key. Jiyeon coba menelisik ke dalam mata Key. ‘Apa benar dia mencintaiku sebagai Jiyeon ?’ Jiyeon bertanya-tanya dalam hatinya. Cukup lama Jiyeon berpikir, hingga dia memiliki keputusan yang terbaik.

“Kalau memang itu terbaik untuk Yoogeun, aku akan melakukannya” jawab Jiyeon pada akhirnya.

“Hanya itu ? Kau tidak mencintaiku Jiyeon-ah ?” tanya Key dengan raut wajah yang dibuat sedih. Jiyeon lalu tertawa kecil melihat raut wajah Key.

“Tentu saja aku mencintaimu Key” jawab Jiyeon sambil mencubit pipi Key.

“Aah, gomawo” balas Key lalu mencium punggung tangan Jiyeon. Yoogeun tiba-tiba berdiri di samping meja Key dan Jiyeon.

“Appa dan eomma bersatu. Yee . . .” teriak Yoogeun. Key lalu mengusap-ngusap kepala Yoogeun sambil tertawa kecil, Jiyeon pun mengikuti apa yang dilakukan Key.

*****

Mereka bertiga akhirnya menjadi sebuah keluarga. Sebuah keluarga baru yang pasti membuat orang-orang iri dengan kehidupan mereka. Yoogeun pun menjadi lebih ceria dibanding sebelum ia memiliki ibu. Mereka bertiga juga rutin mengunjungi makam Soo Young 3 bulan sekali. Soo Young tersenyum bahagia di atas sana melihat kebahagiaan Key, Jiyeon, dan Yoogeun.

-THE END-

__________________________________

lagi ga ada inspirasi, eh malah bikin sequel dr we got married . .

PLEASE DON’T BE A SILENT READER . .

PLEASE LEAVE A COMMENT . .

4 thoughts on “[FanFic] One Of You (WGM Sequel)

  1. Omo! G nyangka pas awal bc, sooyoung udh meninggal😥 hiks, tetep g rela key sm jiyeon, walopun mirip. Terharu sm crita nya. Hebat chingu, ayo bikin lagi KeySoo lg Kkk~walopun mirip. Terharu sm crita nya. Hebat chingu, ayo bikin lagi KeySoo lg Kkk~

  2. kok sooyoungnya meninggal sih???
    ah,, padahal udah dikira bakal happy ending Key sama Sooyoung,
    geundae,, gwenchana,, yoogeun dapet pengganti ibu yg ga kalah dari eommanya yg telah pergi,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s