[FanFic] We Got Married ?? (Part 1)

Title                       : We Got Married ??

Author                  : Ima Tripleshawol

Cast                       : Kim Soo Young, Key

Other Cast          : Kim Hyun Ae, Lee Tae Min, Nicole KARA

Genre                   : Comedy, Romance

Rated                    : PG-15+

Cerita ini terusannya dari cerita This is My Life. Ini anaknya, Kim Soo Young . .

 

*****

“Tapi eomma, aku tidak mau di jodohkan dengan dia” ujarku kesal sambil membanting tubuhku ke atas tempat tidur.

“Ini perintah nenekmu Soo Young, dia sedang sakit parah. Pesan terakhirnya adalah bisa melihatmu menikah dengan cucu angkatnya” jawab ibuku sambil mengusap kepalaku.

“Sirho eomma. Dia itu menyebalkan, eomma tidak tahu kan” sambungku. Nenekku selalu saja begitu, dulu juga nenekku sempat sakit parah dan memintaku untuk bertemu dengan cucu angkatnya. Semua permintaan nenekku kuturuti, tapi ternyata itu semua hanya akal-akalan nenekku dan kedua orangtuaku. Aku tak yakin dengan permintaan nenek yang sekarang ini.

“Kau kan baru bertemu sekali dengannya. Pikirkanlah lagi, nenekmu benar-benar sakit sekarang ini”

“Aku harus bertemu dengan Key dulu. Aku perlu mendiskusikan hal ini dengan Key” aku masih terbaring di tempat tidurku.

“Ne, eomma tunggu kelanjutannya” eomma keluar dari kamarku dan menutup pintunya.

Setelah eomma keluar dari kamarku, dengan segera aku mencari nomor hp Key di dalam hpku. Kalau tidak salah, aku pernah menyimpan nomor hpnya. Aku mencari-cari di dalam abjad k. Gotcha ! kutemukan nama Key di dalam phonebook ku. Aku pun meneleponnya.

“Yoboseyeo” jawab Key.

“Yoboseyeo Key. Kita bisa bertemu hari ini ?” tanyaku padanya.

“Ne, aku akan membicarakan sesuatu padamu”

“Bagus, aku tunggu di Cheondeok café jam 7 malam”

“Tunggu ! café itu kan dekat rumahmu, sedangkan jauh dari rumahku”

“Ah kau ini. Kau kan laki-laki, kau bisa pakai mobil kan ?”

“Kau juga Soori, kau bisa pakai mobil kan ?” Key malah bertanya balik.

“Aku masih 15 tahun, aku belum punya sim”

“Huuuh, baiklah. Dengan terpaksa” jawab Key lalu menutup teleponnya.

Memilih tempat bertemu saja dia tidak mau mengalah. Apalagi aku harus menikah dengannya. Bisa gila aku tinggal satu rumah dengannya.

*****

Jam sudah menunjukkan jam 7 malam. Aku segera bergegas menuju Cheondeok café yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahku. Saat aku sampai, tidak kulihat ada Key di sana. Pasti telat batinku. Hampir setengah jam aku menunggu di café Cheondeok, Key belum datang juga. Chocolate hangat yang aku pesan pun sudah menjadi dingin.

“Soo Young-ah” sapa seseorang dari belakangku.

“Ya !kau lama sekali !” sahutku sambil berdiri dan berbalik ke belakang. Taemin ?Omo ! Bagaimana ini ?

Jantungku berdetak sangat cepat melihat Taemin ada di sana. Aku menyukai Taemin sejak aku pertama melihatnya. Dia orang yang baik dan ramah, sangat berbeda dengan si Key itu.

“Kau sedang menunggu seseorang ?” tanyanya.

“N-ne Taemin-a. Kau sedang apa di sini ?” aku sedikit gugup berhadapan dengan Taemin.

“Aku habis makan malam dengan keluargaku” jawab Taemin dengan sebuah senyuman di bibirnya.

“Taemin ayo pulang !” teriak seseorang dari sebuah meja yang sepertinya adalah salah satu anggota keluarga Taemin.

“Soo Young, aku pulang dulu” Taemin berjalan ke arah meja, tapi dia berbalik dan mengatakan “besok aku jemput ke rumahmu” lalu melambaikan tangannya.Aku membalas lambaian tangannya.

Sebelum aku berbalik, seseorang menutup mataku dengan kedua telapak tangannya.Aku panik dan menginjak kaki orang yang menutup mataku itu.

“Aish !Sakiiit !” teriak orang itu. Aku berbalik dan melihat orang yang tadi ku injak kakinya, Key ??

“Key !Ah, mianhae. Aku tak tahu itu kau” ujarku.Aku bisa melihat Key kesakitan, dia memegangi kakinya terus menerus.

“Apa yang mau di bicarakan ?” tanya Key sambil memegangi kakinya.

“Nenek menjodohkan kau dan aku” jawabku sambil menyerahkan secangkir chocolate hangat ke hadapannya.

“Ne, araseo.Aku sudah menolak tawaran itu. Aku tidak mau menikah muda, apalagi denganmu” Key menyeruput chocolate hangatnya sampai setengah cangkir.

“Aku juga menolaknya, tapi. . .” aku memikirkan kata-kata ibuku tadi siang.

“Tapi apa  ?” Key menatapku.

“Ah, aku bingung. Nenek sedang sakit parah, aku tidak mau mengecewakannya. Tapi aku juga tidak mau mengorbankan masa mudaku untuk menjadi istrimu”

“Aku juga. Bagaimana kalau kita jenguk nenek besok ? Sehabis kau pulang sekolah, aku akan menjemputmu” Key mencoba memberi solusi. Key menjemputku ?mimpi apa dia ?

“Oke. Jemput aku di sekolah, ya” pintaku.

“Iya. . Mmm, kau pulang naik apa ?” pertanyaan Key membuatku hampir tersedak chocolate hangat yang sedang ku minum. Key aneh sekali, dia kan bisaanya tidak peduli dengan siapapun.

“Aku jalan kaki. Rumahku hanya 500 meter dari sini. Kau tak perlu khawatir” aku tersenyum pada Key lalu kembali meminum chocolate hangatnya.

“Khawatir ? Aku hanya tidak ingin disalahkan kau kenapa-kenapa di jalan nanti. Kau kan sedang bersamaku sekarang” jawabnya dingin.

“Ya sudah. Aku pulang dulu” aku berdiri dari kursiku kemudian pergi meninggalkan Key sendirian.

“Tunggu !” teriak Key. Aku menoleh padanya yang masih duduk di kursi café.

“Mwo ?”

“Ini semua aku yang bayar ?” tanya Key sambil menunjuk ke dirinya sendiri.

“Ne” jawabku singkat kemudian berlari keluar café.

*****

Esok paginya, Taemin sudah memarkirkan motornya di depan rumahku. Taemin nekat bawa motor ke sekolah karena rumahnya jauh dari sekolah.

Tin tin . . terdengar klakson motor Taemin.

“Sabar-sabar” aku menggerutu sambil menuruni tangga dari kamarku, “eomma, appa aku berangkat dulu” sahutku sambil mencium kedua pipi eomma dan appaku kemudian keluar dari pintu rumahku.

“Kau sudah lama ?” tanyaku pada Taemin sambil naik ke motornya.

“Anni, pegangan Soo Young-ah” aku memegang bahu Taemin. Tapi, motor Taemin melaju sangat cepat dan membuat aku memegang pinggangnya. Bahkan Taemin menambah kecepatan motornya, aku pun memeluk Taemin dengan sangat erat. Aku bisa merasakan tubuh Taemin yang hangat. Aku terus memeluk Taemin sampai kami tiba di sekolah. Mukaku memerah sejak turun dari motornya Taemin. Taemin merangkulku dan mengantarkan aku ke kelasku.

“Hyun Ae !” aku berteriak sambil berlari ke arahnya yang sedang duduk di dalam kelas.

“Soo Young, kelihatannya kau senang sekali ?” tanya Hyun Ae sambil memperhatikan aku yang masih berdiri di pinggir meja. Aku kemudian duduk di sebelahnya.

“Kau tahu ?Aku bersama Taemin ke sekolah. Omo !mimpi apa aku semalam” jawabku sambil sedikit tertawa.

“Ooouh” ucap Hyun Ae singkat. Raut mukanya menjadi berubah ketika aku mengatakan aku bersama Taemin.

“Wae ?” tanyaku heran.

“Anni. Kau mau liburan weekend ke mana ?” Hyun Ae mengalihkan pembicaraan.

“Tidak tahu. Kau mau liburan ke mana ?” aku mencoba menyambung pembicaraan.

“Aku mau ke Jeju Island. Besok aku berangkat, lusa kan sudah mulai libur” jawabnya senang.

“Wah beruntung sekali. Nenekku sedang sakit, mungkin aku tidak bisa liburan” aku menjadi tidak bersemangat.

“Gwenchana Soo Young” Hyun Ae mengusap-usap punggungku.

*****

Akhirnya jam pulang sekolah tiba. Key janji menjemputku jam 12 siang tepat. Aku berdiri di depan gerbang sekolah sambil sesekali melihat ke arah jam tanganku. Jam 12 lewat, Key belum datang juga. Tak berapa lama kulihat sebuah mobil berjalan ke arahku kemudian berhenti.Orang yang di dalam mobil itu membuka kaca mobilnya.

“Ayo naik” ujar orang yang di dalam mobil itu. Aku masih belum mengenali orang itu, dia pakai kacamata bening tipis dengan frame hitam yang tipis juga.

“Key ?” tanyaku setelah memperhatikan wajah itu beberapa detik.

“Kau tunggu apalagi ?” tanyanya. Aku pun naik ke dalam mobil Key. Dia terlihat dewasa sekali dengan kacamata itu ? Dia kan baru 20 tahun. Aku memperhatikan wajah Key selama di dalam mobil.

“Kita sudah sampai” ucapan Key membuatku sadar dari lamunanku. Aku dan Key turun bersamaan dari mobil.

Aku dan Key bersama-sama masuk ke dalam rumah nenek. Kami naik ke lantai 2 dan berjalan menuju kamar nenek. Kami masuk dan kaget melihat nenek sudah memakai alat pendeteksi denyut nadi. Lebih-lebih lagi, nenek sudah pakai alat bantu pernapasan.

“Nenek” aku menghampiri nenek dan duduk di sebelahnya. Sementara Key duduk sisi tempat tidur yang lainnya.

“Soo Young, Key” suara nenek terdengar parau.

“Kami disini, nek” sahut aku dan Key bersamaan.

“Kalian mau kan menuruti permintaan terakhir nenek ?” tanya nenek sambil memegangi dadanya.

“Tapi nek, kami kan masih muda. Key baru memulai karirnya, aku masih sekolah” aku memohon pada nenek, berharap nenek membatalkan perjodohan ini.

“Ini permintaan terakhirku.Jebal,a-a-a-a” nenek belum menyelesaikan omongannya tiba-tiba pendeteksi denyut nadi nenek berhenti.

“Nenek ! Baiklah, aku akan menikahi Soo Young” ujar Key tiba-tiba.

“Aku juga, aku akan menikah dengan Key” aku mengikuti perkataan Key. Aku jadi sedih melihat nenek yang lemah di tempat tidur. Tak lama kemudian alat pendeteksi denyut nadi nenek berdetak lagi. Nenek membuka matanya lagi.

“Kalian janji ?” tanya nenek lalu memegang tanganku dan tangan Key.

“Ne, kami janji” jawabku. Nenek kemudian menyatukan tanganku dan tangan Key.

*****

Hari ini adalah hari pernikahanku dan Key.  Setelah pernyataanku kemarin, nenek memintaku untuk menikah dengan Key besoknya, tepatnya hari ini. Aku takut nenek pergi untuk selamanya, jadi aku turuti semua kemauan nenek. Aku tak tahu bagaimana kelanjutan hubunganku dengan Taemin nantinya. Aku tidak memberitahu Taemin ataupun Hyun Ae tentang pernikahanku. Ini akan menjadi rahasiaku sendiri. Nenek terduduk di kursi roda sambil memandangiku yang berjalan memasuki ruangan tempat acara pernikahan berlangsung. Key sudah ada di dalam ruangan memaki jas hitam dan kacamata tipisnya. Pernikahan pun dilangsungkan, aku dan Key telah berjanji untuk saling menjaga dan saling mencintai selamanya.

*****

Pernikahanku tidak dipestakan karena alasan terlalu mendadak. Yang datang hanyalah orang tuaku dan orang tua Key serta beberapa sanak saudara.

“Kalian cocok sekali” ujar nenek yang duduk di kursi rodanya. Nenek terlihat sangat segar, seperti sedang tidak sakit.

“Terima kasih, nek” jawabku sambil memaksakan senyum di depan nenek.

“Nenek, kami pulang duluan, ya. Kami ada urusan” appa dan eomma Key berpamitan lalu pergi keluar dari ruangan itu. Key mengikuti appa dan eommanya keluar.

“Kau mau kemana Key ?” suara nenek terdengar seram dan membuat Key balik lagi ke tempatku dan nenek berada.

“Aku mau pulang nek. Untuk apa aku disini, aku kan sudah menuruti nenek untuk menikah dengan Soo Young” jawab Key.

“Kau dan Soo Young akan tinggal denganku. Di rumahku masih ada satu kamar kosong untuk kalian berdua” ucapan nenek membuat aku dan Key bertatapan.

“Mwo ?!” teriakku dan Key bersamaan. Aku harus tinggal satu kamar dengannya, Omona !

“Tapi, nek..” sahut Key. Nenek menyuruh Key untuk diam.

“Kalian ikut denganku” akhirnya aku dan Key ikut ke rumah nenek.

*****

“Kalian tidur di kamar ini” nenek menunjukkan kamarku dan kamar Key di lantai bawah.

“Mwo ?!” aku dan Key sama-sama kaget dengan ucapan nenek.

“Tenang saja, kalian hanya sementara tinggal disini” ujar nenek lalu menutup pintu kamarku dan Key.

“Kau senang kan ?” tanyaku dengan nada mengejek pada Key.

“Haha, tentu saja. Kau dan aku kan sudah menikah, jadi aku bebas melakukan apa saja padamu” Key mendekatiku. Aku menjauh dan duduk di sisi satu tempat tidur, Key mengikutiku dan memasang tampang nakalnya. Key mendorongku hingga aku berada pada posisi tidur. Aish ! Apa maunya anak ini.

-tbc-

jangan jadi silent reader yaa . .

kasih comment . .

gomawoo . . ^^

5 thoughts on “[FanFic] We Got Married ?? (Part 1)

  1. Annyeong..
    Aku reader baru disini, ulfah imnida *bow*
    aku baru nemu(?) blog ini..
    Huwaa~~ Soo Young dan Key udh mulai nikah aja, itu gmna sma Taemin ya?
    Neneknya kayaknya pura-pura deh sakitnya supaya bisa nikahin mereka berdua..
    Keren~~ aku lanjutnya bacanya ke part 2..

  2. Neneknya sooyoung sakit apa sakit tuh ??
    ƪ(“˘ _˘ “)ʃ
    Cepet banget sembuhnya. Bru aja pake alat-alat kedokteran bsok dipernikahan neneknya pake kursi roda .. Udh sembuh kali ya..
    Kkkk ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s